Bungaku..kudengar panggilanmu..
Bungaku..akupun rindu
Maafkan ku harus pergi
Mengejar semua mimpi yang berarti..
Hayati penting artimu bagiku
Tiada yang dapat menggantikan..hadirmu..
Jalani dan jangan bersedih
Hapuslah air matamu
Lepaskan risau hatimu
Pastikan semua mimpi kan berarti
Hayati penting artimu bagiku..
Bintang pun tak dapat menggantikan..hadirmu..
Kembali kudengar panggilmu...
Bungaku..akupun rindu..
Maafkan ku harus pergi..
Bungaku..akupun rindu..
Boomerang-Bungaku
Tampilkan postingan dengan label saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saya. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 Maret 2014
Kamis, 24 Oktober 2013
Special Post For My Family at Sebatik 2
Dini Hari, 25 Oktober di tahun yang sama saat menulis "Special Post For My Family at Sebatik" yang pertama.
Diawalai dengan kalimat tanya, Apa kabar kalian semua?
Kabar, mengapa kata ini selalu mengawali kalimat saat menyapa disaat kondisi intensitas bertemu berstatus jarang (bukan bahasa makassar, jarang=kuda)?. mungkin sekedar basi-basi. Namun jika itu merupakan kalimat basa basi. Apakah jawabannya menjadi basa-basi pula?
Mungkin ya, mungkin pula tidak. Tergantung niat mengucapkannya atau bisa jadi sekedar spontanitas belaka.
Bila pertanyaan itu ditujukan kepada saya, maka senantiasa kujawab baik. Karena baik adalah jawaban yang paling aman walaupun cenderung relatif. Dan lagi pula jawaban itulah yang biasanya ingin didengar sang penanya.
Kemarin malam, atau tadi pagi? entah saya lupa. Akhir-akhir ini sifat pelupa mengekor. Herman menelpon, sekedar menanyakan kabar(lagi-lagi) dan menanyakan status nilai KKN. Sebelumnya Hari kamis sore saya juga bertemu amin. lewat depan himpunan. Dengan usil kusapa dengan kata "boss" dia menoleh dan dengan khas jaimnya berkata "apa sunt*li". Entah m\kenapa hal itu terlihat jenaka bagi saya.
Dua peristiwa itu bisa jadi adalah latar belakang saya melanjutkan tulisan sebelumnya.
Pada Tulisan ini saya akan membeberkan bagai mana mereka dimataku. Tentu saja dengan total subjektif saya.
Saya bingung mau mulai dari siapa. jadi kumulai saja sesuai abjad.
Ali
Namanya tidak sesimpel orangnya. Menurutku dia orang yang memiliki penderian yang teguh. Walaupun menurutku dia agak kaku dalam segala hal. Tapi kadang dia bisa menjadi teman yang mengerti keadaan. Saat pertama kali ketemu ali diakapal. Sebenarnya saya tidak berharap untuk satu posko dengan dia. Karena khawatir akan sulit mendapatkan respect dari dia. Biarpun begitu saya tidak menyesali seposko dengan ali. Yang saya sesalkan justru mengapa saya berpikiran seperti itu saat bertemu pertama kali. Ali adalah kawan yang mudah respect dan tunduk akan struktur dalam Posko. Bahkan banyak membantu dalam persoalan vital dalam posko. Hal yang paling berkesan dengan dia adalah saat dalam rapat malam (saya lupa istilahnya) saat semua anggota posko saling meminta maaf, malah Ali dengan pendiriannya mengatakan. "Saya tidak biasa meminta maaf, dan saya tidak mau meminta maaf. karena saya merasa tidak melakukan kesalahan apa-apa". Sentak semua kaget dalam hening. Dan saat rapat ini saya dituduh kentut sama Anti. padahal itu hanya bunyi decitan kaki saat tergeser di lantai.
Amar
Sebenarnya saya lebih sering memanggilnya dengan panggilan "bang". Jelas karena dia lebih tua dari saya. bang amar, kata yang paling cocok mungkin bagi saya untuk menggambarkan dirimu adalah kata "kalem". Begitu kalemnya bang amar, saat senyum dapat mencairkan suasana. Bagi saya bang amar ini adalah personel yang enjoy. Walaupun seringkali tidak sabaran untuk pulang. Sering pula dia Culas (bahasa Malaysia, culas=curang) semisal, dia mohon ijin memakai motor dinas posko (sebenarnya motor dinas kepala desa yang di wakafkan sementara ke kami) untuk membeli bahan keperluan posko. Dan ujung-ujungnya, menurut intelejen posko V bang amar seringkali menyempatkan ke posko IV. Dengan keberluan pribadinya. Itu sebenarnya sangat mengganggu, tapi termaafkan hitung-hitung mengusir pikirannya tentang Baddoka. Hal yang paling berkesan dgn bang amar adalah pada saat perjalan pulang. bang amar dinyatakan hilang, diduga kabur. Tapi kemudian saya dapat kabar dari nanda dan reza. kalu bang amar baik-baik saja. Sejak itu saya belum pernah ketemu sama sekali dengan bang Amar.
Amin
Mungkin Dia tidak mau diceritakan di tulisan ini. tapi Jujur, orang yang paling sering menguji kesabaran saya adalah bang amin. Saya tidak senang dengan banyak perlakuannya selama di Lokasi. dan anehnya saya tidak bisa pula merincikan perlakuan apa yang saya tidak senangi. Tapi itu adalah tantangan tersendiri buat saya. Saya salut dengan retorika bang amin yang lancar, luwes dan terkesan elegan. Walaupun materi perbincangannya kadang menurut saya tidak sesuai dengan apa yang saya ketahui. Tapi dengan gaya retorikanya itu, saya yakin akan sukses membuat audiensnya kagum. Kecuali saya (wahahahahaha). Hal yang paling Berkesan?. Sepertinya semua berkesan sehingga membuatnya tidak terkesan lagi. whahahahaha.
Anna
Menurut saya adalah personel yang memiliki sifat kewanitaan yang sangat kental. Sifat Feminis sangat tergambarkan pada dirinya. Saya sepakat dengan personel female yang mengatakan Anna adalh sosok yang menjadi kakak yang setia saat di sebatik. Anna paling senang kalo saya ajak jalan-jalan mengunjungi posko lain atau sekedar berbelanja kebutuhan posko. Walaupun jarang saya mengajaknya (wahahahaha). Pernah sekali saat berboncengan datang sifat ke ababilan. saat itu malamnya cerah (malam cerah?) banyak bintang. Anna mengatakan "wiiihhh banyaknya bintang kordes, bagusnya dik?" dan saya menyambutnya dengan berkata "he em" dan suasana romantis mengkeroyok kami berdua. Sempat diam dan kemudian tertawa terbahak. Menertawai suasana yang aneh ini. Entah dia masih ingat atau tidak. Itu adalah hal yang berkesan bagi saya. karena ujung-ujungnya dia menikah dengan Pria lainnya :'(.
Devi
Devi Masita wanita berdarah Jeneponto. Satu yang paling kusukai ada pada devi yaitu senyumnya. Bukan bibirnya saat senyum tapi matanya itu lebih manis saat tersenyum (wahahahahahahahahahaha). dan sebaliknya matanya itu SANGAT MENYERAMKAN saat marah. Seperti Kuntilanak yang tertawa Hiiiihihihihihi dan siap mencekik leherku pada saat itu juga. Pernah dia marah dan merajuk saat dia kurekomendasikan sebagai Panitia Malam Ramah Tamah Posko Induk. Ternyata dia tidak setuju. Tapi, mau bagaimana lagi. Akhirnya keluarlah berbagai macam jurus bujukan. Dan tidak berhasil. Tapi syukurlah disaat menjelang hari H dia Senyum kembali dan ikhlas. Paling berkesan dengan Devi, Saat mandi. Lama nya minta ampun. Sepertinya dia mandi di awali proses pertapaan dulu. tanpa mempedulikan teriakan dari balik kamar mandi.
Eez
Eez itu Bendahara Posko. Selesai.
Sekarang
Herman Banturi
Herman itu, wahahahahaha marahki bendahara ka. Oke, Eez itu female yang paling saya takuti. karena cubitan dan tikaman tangannya SANGAT-SANGAT MENYIKSA. Selain itu, dia juga orang yag paling ketat dalam hal keuangan. Saya heran, kenapa orang-orang seperti ini sering jadi bendahara?. Jawabannya jika tidak seperti itu, hampir dapat dipastikan kami akan menderita kelaparan dikemudain hari. Dia paling suka foto. mungkin jika ada 100 buah foto, 98 Foto pasti ada dia. Eez juga termasuk female yang sering nangis. Karena banyak hal yang dia tidak senangi. Paling sakit sepertinya saat rapat. Amin dan Ikbal membahas masalah pangan dan Eez lah sebagai pihak yang paling tersinggung. dan al hasil (bukan surah dalam kitab Suci Al-Qur'an) dia mewek. dan tidak memaafkan kedua makhluk ini. Karena Amin pandai dalam hal membujuk, amin dan eez kembali akur. Tapi dengan ikbal. Entah ada apa Ikbal dan eez. sepertinya mereka adalah kutub utara dan selatan yang tidak bisa bertemu. Padahal mereka satu Fakultas di Kampus. usut punya usut akhirnya Eez Cerita. dan tidak akan saya ceritakan disini.
Herman
Herman banturi dimata saya adalah anggota yang sangat unik. Yang paling sering saya amati yaitu gaya bicaranya. Anti (siapa itu anti?) bilang kadang bercanda tapi kek serius jadi lucunya itu belakangan. Dan benar saja. Tapi menurut saya Herman adalah Personel yang paling bertanggung jawab akan tugasnya. Dia memiliki dedikasi yang tinggi, teguh pendirian dan rajin menabung. Dia sering main kucing-kucingan dengan bendahara. iya, main kucing kucingan. Pernah liat kucing bertengkar? kek begitulah mereka jika saling usik mengusik. paling berkesan saat dia menayatakan kalimat romantis kepada saya. kira kira sepeti ini kalimat itu. "Kordes sebenarnya (aku sayang kamu, ueeek) waktu pertama kalinya kordes terpilih, saya ragu. Karena memiliki kordes yang berbadan boros. Pasti pergerakannya lamban dan tidak lincah. ternyata saya salah". Sempat salah tingkah saat dia bilang begitu. wahahahahahaha.
Ikbal
Ikbal sama tri adalah personel yang paling tanpan kedua setelah saya (tidak boleh protes). Ikbal itu dimata saya. adalah anggota paling disiplin. Kedisiplinannya itu sayangnya dibarengi dengan Arogansinya. Tapi tiu cukup wajar. Karena sebenarnya di awal kami telah membuat suatu komitmen. Tapi komitmen itu berangsur lemah. Karena penyakit struktur yang lazim terjadi di struktur manapun. Dan saya sengaja membuat komitmen itu longgar karena melihat kondisi sosiologis posko yang tidak boleh kaku. Apa lagi menyatukan dua kebiasaan personel. Dibaddoka dan di kampus. Tapi Ikbal saya jadikan alat kontrol bagi saya untuk memanage emosi posko. Karena Ikbal Rutin ke Masjid, hal itu jadi tertular juga dengan saya. Alhamdulillah.
Immank
Minuman andalannya pop ice. Dia adalah brother yang sangat ceria. Hobinya main domi dngean warga sambil buka baju dan ditemani pop ice. Hal yang paling lucu saat dia serius. Entah mngapa hal-hal yang serius dari dirinya malah terkesan lucu. mungkin karena dia orang yang ceria. Pernah saya main domi dengan dia dan beberapa broth posko V lainnya dan akhirnya 17 jepitan pakaian menempel di bagian telinga dan wajah. Ampun. yang khas dari immank yaitu gaya rock n roll ala boxernya. bukan immank klo tidak pake boxer.
Nanda
Nandos. Wajahnya sangar, badannya penuh tato dan hatinya pink. nanda paling dekat dengan amin yang sering dia panggil dengan panggilan "tetta". Berbeda dengan devi, Nanda malah senang di pilih menjadi Panitia ramah tamah posko Induk. Baginya ini berarti memiliki kesempatan untuk berkunjung ke posko lain menjadi intensif. Saya sering sharing dengan nanda tentang pengalaman. hitung-hitung mempelajari realitas sebagai mahasiswa sosiologi. Dia juga pernah membuat terharu ibu-ibu pengajian. Terakhir ketemu nanada saat ada pertemuan FGD di adiyaksa.
Reza
Personel paling muda diantara broth dan sist lainnya. Tapi jangan salah dia memiliki cerita yang luar biasa. saya banyak belajar dari dinda yang satu ini. Dia salah satu broth yang teguh akan kebiasaannya saat di Baddoka. hal yang paling berkesan saat dia meminta difasilitasi untuk berdiskusi dengan nanda atas keresahannya dalam memperlakukan female. menurutnya dia kurang nyaman dengan tingkah nanda yang kurang sopan saat bercanda dengan female. hal yang unik di Resa yaitu medok yang mirip orang jawa yang entah dia dapat kan dari mana. tapi sepertinya da kurang senang saat ini di ungkit-ungkit. Akhir-akhir ini statusnya di FB terkesan aneh. Anak muda...
Ummi
Wanita soleha. Si cumi berkerudung ini memiliki nama yang sesuai dengan sifatnya. Ummi, Ibu, dia bisa dibilang wanita idaman. Sangat beruntung memiliki istri seperti Ummi. dan sangat merugilah ummi jika saya orangnya. wahahahaha. Selamat atas pernikahan Ummi dan anna. Mereka berdua telah menempuh hidup barunya. kami senantiasa mendoakan agar menjadi keliarga yang SMW. Amin. Ummi, sebenarnya nama panggilannya umi (Mahrumi). tapi saya lebih nyaman memanggilnya ummi.
Tri
Terakhir Tri. Tri memiliki karekter yang susah berbaur dengan broth lainnya. Tapi dia adalah pribadi yang bersahabat. Dia sangat antusias pada program yang berbau disiplin Ilmunya. Seperti pembangunan Tugu Batas Desa. Dari semua Posko hanya posko V yang menyelesaikan tugu poskonya. ini berkat kerja keras tri dan Ali sebagai penanggung jawab dan dibantu brother lainnya. Yang pada akhirnya bang kemming dan warga turut membantu. Yang paling berkesan saat dia marah-marah ke eez karena di bangunkan saat tidur.
Selesai.......
Wahahahahaha yang belum ada namanya saya minta maaf karena saya tidak sanggup mengingatnya.
Antilo
Singkat saja karena capek mka mengetik. ini sist yang paling cerewet. Ini bisa dibuktikan dengan urat di bawah bibirnya. wahahahaha. Yang paling berkesan saat naik motor, ujan, mati lampu. basah-basahan diatas motor, dingin. dan Takut. Selama di sebatik itulah adegan yang paling menakutkan. Seandainya kamu belum memiliki chimmank dan saya belum memiliki ayy. sudah pasti.............. kita berdua jomlo wahahahahha....
Itulah Broth dan Sist sebatik yang tidak pernah terlupakan. Seperti yang dikutip lagu Project Pop, "jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing ingatlah hari ini"
Spesial Thank's untuk Bapak Ibu dan ayah ibunya arya serta pak kepala Desa pak irwansyah dan bu desa.
Rabu, 17 April 2013
Kekacauan Ujian Nasional 2013
Ada apa dengan UN?
BONE, KOMPAS.com - Dua sekolah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, harus memfotokopi naskah soal Ujian Nasional karena belum menerima naskah soal yang asli, Kamis (18/4/2013).Ada Apa dengan UN?
Dua sekolah yang sama sekali belum meberima (:sic) soal Un tersebut adalah SMA Negeri I Sibulue dan SMA Begeri I Amali. Kuat dugaan soal untuk dua sekolah tersebut tercecer ke kabupaten lain. Sebab dari soal-soal UN yang tiba di Mapolres Bone pada Rabu (17/4/2013) terdapat naskah soal UN untuk SMK Negeri I Nagauleng, Kabupaten Wajo.
Meski demikian dua sekolah tersebut tetap meneggelar UN dengan cara memfotokopi semua naskah UN untuk dibagikan ke para peserta "Kami terpaksa fotokopi soal dari sekolah lain. Karena kalau tidak kasihan anak didik kami," ujar Muh. Thamrin, Kepala SMA Negeri I Sibulue.
Sementara dari pantauan Kompas.com, masalah lain yang muncul adalah tidak adanya naskah soal mata pelajaran Ilmu Pendidikan Sosial (IPS) untuk Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Watampone.
Apakah tender soal asal-asalan makanya seperti ini?
Apakah Hak masyarakat akan Pendidikan di Indonesia adalah kedok saja untuk mendapatkan untung?
Apa yang salah? Setelah terlambat sekarang distribusinya tidak beres. Apakah UN akan menjamin Kalitas Pendidikan Indonesia?
Minggu, 14 April 2013
Jumat, 05 April 2013
WARNING !!!: Tanaman Hias Berbahaya
Disuatu Sore. Taman Baruga AP Pettarani Unhas. Disana ada beberapa tanaman hias. Termasuk salah satunya, Tanaman sri rejeki. Anak biologi MIPA mungkin menyebutnya Dieffenbachia. Tanaman ini merupakan tanaman umum dan sering dijumpai oleh banyak orang. tapi sebenarnya apakah anda tahu bahwa tanaman ini berbahaya?
Saya sebelum mengalami insiden mematikan di baruga. Tidak tahu menahu soal bahaya getah tanaman ini. Ceritanya berawal dari rasa jengkel yang berlebihan ditambah tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya kejengkelan itu kulampiaskan pada daun sri rejeki. Awalnya pahit yang mengerikan. Setelah kumuntahkan, seakan ada korsleting listrik di bagian mulut yang mengunyah daun tadi. Dan terjadilah Kebakaran tanpa api di sekitaran mulut ku. Panas, perih, mengerikan. dokter bilang itu namanya mulut kejang. Kejadian ini membuat saya menjadi teraumatis mendalam. Pasca kejadian itu. Mulutku menjadi iritasi kemudian keesokannya membengkak sehingga susah menyunyah dan bicara. untung tidak sempat tertelan. karena akan lebih bahaya lagi kalo getahnya mengenai tenggorokan.
Setelah searching di om google. Ternyata benar saja. Salah satu tanaman berbahaya adalah tanaman ini. bahkan ada menyebutnya bahwa pada zaman dahulu tanaman ini digunakan untuk menghukum budak. Sekarang saya tahu bagai mana rasanya. Dan saya pun tidak mau orang lain mengalami nasib seperti saya. Sri maaf lain kali tidak lagi.
Special Post For My Family at Sebatik
Tidak tahu harus mulai dari mana.
kita mulai dari kata "kenal"
Dapur
Tempat faforitku,
Masih teras belakang
Ruang Rapat
Area ruang rapat ji juga
Ini tempat nongkrong dikala sore. Sambil ngobrol sama pak desa, Ayahanda Irwansyah. ih, siapa motor merah itu? ow bang kemming. Ini juga area bang kemming. Kadang juga menjadi tempat rapat dadakan perangkat desa.
Meja Make Up Female
Ini lah alasan kenapa female lama sekali kalo mau pergi-pergi. Karena nonton sinetron ki di kaca. ck..ck...ck...ck...
Area Terlarang
Area terlarang bagi laki-laki. Saya tau sekarang kenapa jadi area terlarang bagi laki-laki. bukan karena masalah kamar ceweknya. tapi rantasanya. laaaaaaaaaaaaa....... Devi bangun mi naak......
Wuih munculmi matahari. Cukup sampai disini dulu saya memprovokasi matamu untuk menumpahkan asinnya air matamu. Lain kali saya lanjut lagi dengan bahasan lainnya.
Bersambung....
kita mulai dari kata "kenal"
Saya yakin kalian tidak mengenal "saya", mungkin yang kalian tahu seorang "saya" adalah tulang yang dibunggus dengan seonggok, sesungguhnya banyak onggok daging. Yang misterius plus menjengkelkan. salah? semoga saja. Akan tetapi, sadar atau tidak sadar, itu karena sayapun tidak begitu mengenal kalian.
Kalau begitu, buat apa "saya" membuat tulisan ini.
Jawabannya karena saya mengenal kalian lebih dari saya mengenal kalian saat kita belum bertemu.
Namun mungkin perlu saya jelaskan bahwa menurut erving goffman, manusia dalam proses interaksi, layaknya sedang memainkan peran. yaitu peran yang diinginkan oleh dirinya dan lingkungannya. jadi saat bertatap (front stage) kita adalah aktor dari diri ita sendiri. Dan saat tidak bertatap (back stage) kita melepaskan peran kita. Tapi, sudahlah, persetan dengan semua itu. Kadang penjelasan itu pun ku keluargan agar "saya" terlihat pintar dimata orang yang ada didepanku. Iya, karena saya sedang menjalani peran.
Tapi, jika memang benar kita adalah seorang aktor. Saya yakin kita sedang mememeran kan film yang tidak akan mendapatkan piala oscar.
Kenapa?
Karena yang mengerti cerita kita hanyalah kita sendiri.
Lagi-lagi saya ingin menjelaskan, bahwa tulisan ini hanya sekedar nostalgila. Maksudnya nostalgia tapi gila.
Mari kita mulai dari setiap sudut posko.
Jangan bertanya, mengapa saya awali dari dapur!
Dari sini energi posko V diproduksi. Ini adalah bagian rumah yang sangat penting. Jika tempat ini tidak dikunjung satu hari saja. Hancurlah kita. Tempat ini memiliki penunggu. Yaitu makhluk halus yang sangat halus. Dia adalah umi. hi...hi...hi...hi...*ketawa ala kuntil. dan yang ketawa adalah rezky.
Kedua personel ini adalah pasangan duet maut dalam menyiksa hidangan. Ikan, Cumi, Ayam (pernahkah?) tewas dipanggang oleh mereka dengan cara di siram di dalam minyak panas. Dan di sulap Menjadi asupan gizi bagi personel. satu kata, Ajib !!!
Meja MakanTempat faforitku,
Rencana diet selama KKN, Hancur lebur di tempat ini. Ini semua salah penghuni dapur. Disinilah pusat asupan gizi posko, setelah di olah di dapur. Ada nasi goreng, ikan goreng, cumi tumis, ahhh cukup! bikin lapar saja. tapi katanya reza, tri, dan personel yang alergi sea food. Itu makanan burung. wahahahahha tidak bagi saya. sikaaaat....!!!
Teras Belakang
Ini tempat faforit all family. Disini adalah area pelam-piasan. Rasa rindu, konflik antar family, lelah, dan semuanya yang berhubungan dengan pelampisan. Rindu menjemput malam di tempat ini. Bulannya mantap. ditambah temaram lampu tawawawawaw. Membuat lupa dengan program kerja. awas jemuran jatuh. air surut, celana dalam selamat tinggal.
Masih teras belakang
pernah saya ketiduran disini. dampati dijemput matahari. disini juga jemuran bertumpuk. Mulai dari Baju ijo menyala, sang Almamater merah, baju kaos, jeans, kemeja, celana d*lam dan itu yang disam-pingnya daster merah. apa itu?
Ruang Rapat
Ruang tamu ini disulap menjadi ruang rapat dengan konsep tudang sipulung. Inilah dapur kreatifitas posko lima. Dari merancang program kerja sampai membuat properti atau kelengkapannya. liha saja mejanya berantakan seperti apa. Sofa motif bunga. Tempat faforit ku bertengger. Sambil menikmati gulungan tembako dari bang kemming yang katanya bang amin rumput kering. Tapi, nabilang Herman mantapji tawwa. Disini juga tempat meeting harian yang kacau jadwalnya. Disini juga ada female menangis karena di protes masakannya. wahahahaha mauku ketawa waktu itu..
Area ruang rapat ji juga
mungkin tepatnya pusat posko. Kalo sofa coklat, tempat faforitnya devi cantik bertengger. Sambil memasang muka bengkoknya. Mau setelah mandi panjang ataupun sebelum mandi tetap bengkok. tapi manis ki tawwa. Devi, nama yang indah. (padahal malla'ja nanti maraki). Selain devi ada juga Dhyanty Hasyim Hardianti dan bang amar plus nanda yang eksis Online. Dari hotspot (weits jangan salah, online 24 jam) sekitar posko dengan modal 35 ribu.
Teras Depan
Disini beralngsung pembuatan papan nama masjid Al-Falah yang laaaamaaaaaa. Tempat ini menjadi pemandangan pertama setelah naik tangga. Sekaligus menjadi menara pengawas. Siapa yang datang, adaji kah pak lurah dirumahnya. Atau sekedar mengintip bang kemming yang lagi nongkrong.
Panrung-panrungIni tempat nongkrong dikala sore. Sambil ngobrol sama pak desa, Ayahanda Irwansyah. ih, siapa motor merah itu? ow bang kemming. Ini juga area bang kemming. Kadang juga menjadi tempat rapat dadakan perangkat desa.
Meja Make Up Female
Ini lah alasan kenapa female lama sekali kalo mau pergi-pergi. Karena nonton sinetron ki di kaca. ck..ck...ck...ck...
Area Terlarang
Area terlarang bagi laki-laki. Saya tau sekarang kenapa jadi area terlarang bagi laki-laki. bukan karena masalah kamar ceweknya. tapi rantasanya. laaaaaaaaaaaaa....... Devi bangun mi naak......
Bersambung....
Jumat, 29 Maret 2013
Kau dan tinta biruku
Masih ingat kau?
Dengan pulpen biruku?
Iya, waktu itu kau marah
Marah padaku, Pulpen biruku tahu itu
Kau mungkin tidak tahu
Karena kau tidak peduli dengan pulpen biruku
Pulpen ku pun tak peduli denganmu
dia hanya pihak ketiga yang menyaksikan betapa marahnya dirimu
Kata yang kau lontarkan pun membuatnya menggeleng
Tetapi kenapa marahmu membuat pulpenku melotot kepadaku
apakah marahmu lahir karena salahku?
pulpen biruku mengiyakannya
apa kau sependapat dengannya?
Kalau sedemikian rupanya
Aku tuliskan maaf dengan tinta biruku
Karena dialah yang membuatku sadar
Betapa birunya usiaku dalam memahamimu
Dengan pulpen biruku?
Iya, waktu itu kau marah
Marah padaku, Pulpen biruku tahu itu
Kau mungkin tidak tahu
Karena kau tidak peduli dengan pulpen biruku
Pulpen ku pun tak peduli denganmu
dia hanya pihak ketiga yang menyaksikan betapa marahnya dirimu
Kata yang kau lontarkan pun membuatnya menggeleng
Tetapi kenapa marahmu membuat pulpenku melotot kepadaku
apakah marahmu lahir karena salahku?
pulpen biruku mengiyakannya
apa kau sependapat dengannya?
Kalau sedemikian rupanya
Aku tuliskan maaf dengan tinta biruku
Karena dialah yang membuatku sadar
Betapa birunya usiaku dalam memahamimu
Sabtu, 02 Februari 2013
Contoh Proposal PKM-K yang lolos Peserta PIMNAS
Berikiu ini adalah proposal saya saat mengajukan Program Kreatifitas Mahasiswa Kewirausaahan (PKM-K) Tahun 2011 untuk didanai tahun 2012. Bagi teman-teman yang berminat mengikuti program yang sama, silahkan download. Dengan syarat beri komentar postingan ini. sekedar basa basi, kritik, saran ataupun masalah dalam mendownload. hal itu akan sangat membantu.
Klik link dibawah ini,
Proposal PKM-K
Trima kasih,
semoga membantu
Minggu, 20 Januari 2013
Ternyata anda punya Utang 7jt, Tidak Percaya?
Apakah anda menyadari bahwan anda memiliki utang sebanyak 7 juta lebih? Iya 7 juta. Ternyata selama ini kita penduduk Indonesia memiliki utang lebih dari 7 juta rupiah. Masi tidak percaya?
Silahkan simak penjelasan berikut.
Pembangunan yang kita nikmati selama ini ternyata adalah cicilan. Atau belum sepenuhnya lunas. Kita masih punya utang. Utang dari pembangunan negeri ini. Negeri kita telah mengoleksi utang sebanyak Rp 1.900 Triliun atau Rp 1.900.000.000.000.000 dengan 16 digit. Mungkin kalkulator anda tidak dapat memuat nominal ini. Dengan jumlah penduduk Indonesia sebanyak 259.940.857 jiwa maka
Jumlah Utang dibagi dengan jumlah penduduk
Rp 1.900.000.000.000.000 ÷ 259.940.857 = Rp 7.309.354.98
Berarti Tujuh Juta Tiga Ratus Sembilan Ribu Tiga Ratus Lima Puluh Empat koma Sekian Rupiah adalah utang kita.
Anda Sanggup Membayarnya?
Saya Tidak..... :(
Sabtu, 29 Desember 2012
AKU lah DIA
AKU lah DIA
andai AKU adalah DIA
aku tidak akan memilih AKU
aku tidak akan mencintai AKU
karena aku tidak pantas dengan AKU
AKU lah DIA
Andai AKU adalah DIA
aku akan bertanya pada diriku
mengapa aku memilih AKU?
walau aku memiliki apa yang AKU butuhkan
tapi AKU tidak memiliki apa yang aku butuhkan
AKU lah DIA
AKU sadar tidak akan bisa seperti DIA
AKU mencintai DIA karena aku butuh DIA
DIA mencintai ku karena dia juga butuh AKU?
Apa yang DIA butuh dari AKU?
tidak ada, kecuali cinta AKU
AKU cinta DIA cinta AKU
itulah kebutuhan DIA dan Aku
maka, AKU lah DIA
andai AKU adalah DIA
aku tidak akan memilih AKU
aku tidak akan mencintai AKU
karena aku tidak pantas dengan AKU
AKU lah DIA
Andai AKU adalah DIA
aku akan bertanya pada diriku
mengapa aku memilih AKU?
walau aku memiliki apa yang AKU butuhkan
tapi AKU tidak memiliki apa yang aku butuhkan
AKU lah DIA
AKU sadar tidak akan bisa seperti DIA
AKU mencintai DIA karena aku butuh DIA
DIA mencintai ku karena dia juga butuh AKU?
Apa yang DIA butuh dari AKU?
tidak ada, kecuali cinta AKU
AKU cinta DIA cinta AKU
itulah kebutuhan DIA dan Aku
maka, AKU lah DIA
Makassar, 29 Des 2012
Rabu, 26 Desember 2012
Sibukit dan Siguntang
Pelayaran adalah kisah. Kisah yang membuat ingatan terungkit. meski memori dulu yang lama tersimpan. tak usang walau waktu terus menombak. pelayaran ini membangkitkan selera. selera yang labil untuk tahu. Sudah tiga kali dalam hidup dalam pelayaran. Membelah laut dengan besi. masih teringat bagaimana cara dermaga menyambut kami. masih segar cerita bagaimana kesunyian tercipta dalam kepungan ombak. Apalagi senyum penumpang yang menjumpa daratan.
Fase lah yang membuat cerita. Dulu ada cerita dan sekarang kami bercerita. dulu seperti ini dan sekarang menjadi berbeda. terlalu banyak kosa kata ternyata. Dan jawaban yang telah rindu akan pertanyaan tak pernah kutanya dan mereka selalu menjawab. Dan baaru kutahu, kapal itu seperti pulau besi yang meninggalkan tempatnya. Pulau yang dimiliki negara. Lagi-lagi negara. Untuk apa berbicara negara. berbicara negara sama dengan berbicara kotor. mari kita berbincang dijamban kalou berbicara negara. setelah bersih kita tak usah lagi berbicara negara di jamban. biar mahasiswa yang berbicara. aku suka mahasiswa. apalagi mahasiswi. semua itu bagai sayap capung. mendesing tapi sunyi. dan sekarang. aku sadar negara pun membuatku sangsi. entah apa dalam saraf ini. banyak kata yang lewat bagai tulisan ini.
sungguh pandai si bukit dan si guntang dengan nyanyian ombaknya dia berdongeng. dongengnya tak tahu klimaks. dan sungguh bodoh diriku. dengan ringannya mau saja mendengar dongengannya. setidaknya dia tidak bercerita dengan negara. dia bercerita akan mahalnya pangan di tengah laut. tentang penumpang yang tidur di koridor. tentang bau amis di sisi kapal. tentang galaknya anak buah kapal. sungguh seru ceritanya kali ini. untung saya dia tidak bercerita bagai lagu Iwan Fals. Tampomas bukan si bukit dan siguntang. mungkin dia bercerita lebih bersemangat. tapi tak ada yang mau mendengarkan. si bukit dan siguntang terdiam setiap aku bertanya dengan rekannya itu. lebih baik kuakhiri. dan kembali masuk dalam dongngnya.
Rabu, 14 November 2012
Menuju Garis Batas dengan Cinta tanpa Batas
Tetesan hujan ini kusadari begitu kompak. Mereka ternyata selama ini membuat ketenangan ditengah suara bisingnya. Sungguh kebisingan yang menenangkan. Membuat kita berselancar dalam ayal. Menelusuri masa depan yang yang penuh misteri dan masa lalu yang penuh penyesalan. Sing hari ini, Hujan kembali berhasil mengantarku dalam padang khayal. Namun berbeda dengan biasanya. Apa yang ada di benak ini, merupakan proyeksi akan semua yang akan kuhadi dalam sebulan di tapal batas negeri. Negeri yang kupijak penuh masa umurku. Aku akan menuju "Garis Batas".
Negeriku punya batas. Batas teritorial. Seperti apa tampang negeri ini di garis itu? Apakah seperti pizza yang lezat dibagian pinggirnya, atau seperti pinggiran roti tawar yang seringkali dibuang. Jawaban itu akan segera kutemuakn. Dan apapun jawaban itu, cinta pada negeri ini akan membuatnya lebih baik. biar negeriku punya batas. Namun "cinta itu Tanpa Batas". Akan banyak cinta yang kubawa. Mungkin seransel Atau carier tak bakalan muat. Cinta pada-Nya, cinta padanya, cinta pada kehidupan duniaku.
Harapku, tak ada ilalang yang layu disana. Kutahu negeriku subur. Lapar tak juga akan kutemui disana. Karena negeriku makmur. Sebatik, aku datang dengan pengharapan yang kujanjikan. Sambut aku dengan realitasmu.
Langganan:
Postingan (Atom)


