Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Oktober 2012

Pohon Filsafat

Penulis : Dr. Stephen Palmquis

Buku ini mengangkat pembahasan mengenai filsafat. Penulis menganalogikan Filsafat sebagai Sebuah Pohon yang memiliki akar, batang ranting dan daun. buku ini sebenearnya lebih mirip dengan catatan kuliah. Namun hal inilah yang membuat buku ini  mudah dipahami dan menarik. Hanya karena buku ini meru-pakan buku terjemahan, jadi kita akan menemui sedikit kesulitan dalam mencernanya.

Buku ini sangat saya rekomendasikan bagi anda yang menda-lami ilmu sosial. Atau bagi anda yang tertarik dengan Filsafat. Harga buku ini berkisar Rp 70.000.

Selasa, 27 Desember 2011

Membangun Kesadaran Kritis

Penulis
Nurhady Sirimorok
Penerbit
INSISTpress
Buku ini menguak kisah para pelajar-pelajar tingkat SMA sederajat dalam Program Youth Camp. Palam program ini para siswa-siswi sebagai peserta YC dilatih untuk berinteraksi dengan masyarakat, kebersamaan, dan mentranformasi nilai-nilai sosial budaya. Penulis mengisahkan dalam bukunya mengenai aktifitas-aktifitas peserta selama menjalani program YC. Dengan pembawaan yang bergaya sabtai, sehingga tidak membosankan dan seakan berada dalam lokasi YC. 

Buku ini sangat penting bagi para fasilitator yang akan menerapkan model pembelajaran partisipatif. Dalam hal ini termasuk guru di sekolah formal maupun tidak formal. Terakhir, Bacaan ini akan sangat berguna sebagai transformasi pengalaman.

Bumi Manusia

Penulis
Pramoedya Ananta Toer

Bumi manusia adalah seri pertama dari tetralogi buru karya Alm. Pramoedya Ananta Toer. Novel ini ku dapatkan dari kegiatan Sekolah Meneliti yang diselenggarakan oleh AcSI (Active Society Institute).

Dalam membacanya kita seakan-akan kembali pada era kebangkitan negeri ini. Dikisahkan seorang pemuda bernama minke yang berdarah priayi namun berusaha melepaskan status kebangsaannya, dan memilih untuk hidup merdeka. dalam kisahnya minke kemudian bertemu dengan sosok perempuan yang kemudian ia cintai bernama annalies dan memiliki ibu bernama nyai Ontosoroh. Kehidupan Minke kemudian dipengaruhi oleh keluarga nyai ontosoroh yang sangat dikaguminya.

Pram memoles novel ini dengan gaya sastra yang khas dan dengan cerita yang penuh gejolak percintaan, nasionalisme, budaya dan agama. Dalam novel ini memiliki latar cerita era Kolonial, sehingga membawa kita seperti kembali pada jaman itu.

Setelah membaca novel ini akan terasa bayangan seperti apa hidup pada era itu, kisahnya yang begitu alami, seakan-akan kita berada dalam skenario dan menyaksikan langsung adegan demi Adegan dalam kisah novel ini. Novel ini bisa menjadi bahan bacaan rujukan bagi teman-teman. Beredar kabar bahwa pram menulis novel ini berdasarkan kenyataan, muncul nama seperti Tirto Adhi Suryo yang dalam rumornya sebagai minke. Sehingga muncul misteri dalam cerita ini fiksi atau non fiksi.